Pemberdayaan Ibu Tunggal Melalui Pengelolaan Usaha Kuliner Berbasis Potensi Lokal untuk Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi
Kata Kunci:
Pemberdayaan, Ibu Tunggal, Usaha Kuliner, Potensi Lokal, Kesejahteraan EkonomiAbstrak
Ibu tunggal merupakan salah satu kelompok masyarakat yang menghadapi tantangan ekonomi akibat harus menjalankan peran sebagai pencari nafkah sekaligus pengasuh keluarga. Kondisi tersebut menuntut adanya upaya pemberdayaan yang mampu meningkatkan kemandirian ekonomi secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan ibu tunggal melalui pengelolaan usaha kuliner berbasis potensi lokal sebagai strategi peningkatan kesejahteraan ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap ibu tunggal yang menjalankan usaha kuliner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan bahan baku lokal, peningkatan keterampilan kewirausahaan, pengelolaan usaha yang baik, serta dukungan dari pemerintah dan masyarakat mampu meningkatkan produktivitas usaha, pendapatan, dan kemandirian ekonomi ibu tunggal. Selain memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga, usaha kuliner berbasis potensi lokal juga berkontribusi pada pelestarian kuliner daerah dan pengembangan ekonomi lokal. Oleh karena itu, program pemberdayaan yang berfokus pada pelatihan, pendampingan, akses permodalan, serta pemasaran menjadi faktor penting dalam menciptakan usaha yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Fakultas Ekonomi UnikaltarThis work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0)






